
Duka datang dari sebuah kisah yang begitu pilu dan menyentuh hati. Seorang anak di Mandala, Samarinda harus kehilangan nyawanya, diduga berawal dari infeksi pada kaki yang semakin parah karena setiap hari ia tetap menggunakan sepatu yang sudah tidak sesuai dengan ukurannya.
Bukan karena tidak tahu, tapi karena tidak ada pilihan. Keterbatasan ekonomi membuatnya tetap memakai sepatu yang sempit, hingga kakinya membengkak dan kondisinya terus menurun. Hingga akhirnya, ia menghembuskan napas terakhir.
Kisah ini bukan sekadar tentang sepatu. Ini tentang banyak anak di luar sana yang harus bertahan dalam keterbatasan memakai apa yang ada, meski tidak layak, demi tetap bisa sekolah dan menjalani hari-harinya.
Di saat sebagian dari kita mungkin dengan mudah mengganti kebutuhan sehari-hari, ada mereka yang bahkan untuk hal sederhana seperti sepatu pun harus menahan sakit.
Rasulullah SAW juga bersabda:
“Orang yang berusaha membantu janda dan orang miskin, seperti orang yang berjihad di jalan Allah.” (HR. Bukhari & Muslim)
Hari ini, kita diingatkan bahwa kebaikan sekecil apapun bisa sangat berarti. Lewat infak, kita bisa membantu menghadirkan kebutuhan dasar bagi mereka mulai dari perlengkapan sekolah, bantuan kesehatan, hingga kebutuhan hidup lainnya.
Mari bersama hadirkan kepedulian melalui Infak ID 🤍
Karena dari bantuan yang kita berikan, ada harapan yang bisa kita hidupkan kembali.



