Rumah Zakat Terus Berupaya Dalam mencegah Stanting

No Images Preview

Rumah Zakat Terus Berupaya Dalam mencegah Stanting



#INDRAMAYU 27/2 Peran posyandu di tengah masyarakat sangatlah besar. Meski identik dengan bayi dan balita, kegiatan posyandu dan manfaatnya ternyata tidak hanya sebatas itu. Banyak program posyandu yang juga diperuntukkan bagi ibu hamil, ibu menyusui, dan pasangan usia subur.


Status gizi buruk kekurangan gizi kronis yang terjadi selama periode paling awal pertumbuhan dan perkembangan anak yang lebih dikenal dengan istilah stunting.Tidak hanya tubuh pendek, stunting memiliki banyak dampak buruk untuk anak menjadi perhatian yang cukup serius dari berbagai pihak. 


Salah satu cara untuk menanggulanginya adalah melakukan monitoring kesehatan dan perkembangan balita melalui Program Desa Bebas Stunting yang merupakan program Rumah Zakat. 


Rumah Zakat melalui Relawan Inspirasi Rumah Zakat Muhammad Toha di Desa Berdaya Kelurahan Bojongsari, Kecamatan Indramayu Kabupaten Indramayu berupaya untuk melakukan pendampingan mencegah stunting dan Balita Bawah Garis Merah (BGM) adalah anak dengan berat badan kurang menurut umur dibandingkan dengan standar yang diketahui secara visual dengan melihat plot dalam KMS berada dibawah garis merah. Batita BGM tidak selalu menderita gizi buruk tapi menjadi indikator awal mengalami masalah gizi.


"Dengan adanya pendampingan maupun intervensi Rumah Zakat diharapkan bisa menurunkan angka Stunting dan BGM di Desa Berdaya.



Memenuhi kebutuhan gizi sejak hamil.Cara yang relatif ampuh untuk mencegah stunting adalah memenuhi gizi ibu dan anak sejak masa kehamilan.Bayi mendapatkan ASI eksklusif selama 6 bulan.MPASI sehat untuk mendampingi pemberian ASI.Konsisten memantau pertumbuhan anak.Menjaga kebersihan lingkungan


#BebasStunting

#RelawanInspirasi

#RumahZakat 

#desaberdaya

#bojongsari


© 2024, InfakID All Reserved [194]